Selasa, 27 Januari 2009

RPP IPS-Geografi Kelas VII SMP Semester Ganjil

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP .........................................................................
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VII (tujuh)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Indikator :- Mendeskripsikan tenaga endogen yang menimbulkan berbagai bentuk muka bumi
- Membedakan jenis-jenis tenaga endogen berdasarkan penyebabnya
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk:
- Mendeskripsikan tenaga endogen yang menimbulkan berbagai bentuk muka bumi

B. Materi Pembelajaran
Tenaga Endogen

C. Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, life skills, dan penugasan

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Pendahuluan: 5 menit
• Memberi salam dan mengabsen.
• Apersepsi materi: guru menanyakan siswa tentang pengertian tenaga geologi. Guru menayangkan gambar atau foto relief muka bumi yang terbentuk oleh tenaga geologi dan menjelaskan proses terjadinya relief muka bumi tersebut.
2. Kegiatan Inti: 30 menit
• Guru menjelaskan bentuk muka bumi akibat tenaga endogen secara garis besar (hal 3 – 4).
• Tanya-jawab tentang jenis-jenis dan faktor penyebab terjadinya tenaga endogen.
3. Kegiatan Penutup: 10 menit
• Melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
• Penugasan: siswa membuat ringkasan materi tentang Bentuk Muka Bumi. Tugas ini dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.
• Penugasan: siswa mencari data dan informasi-informasi tentang Lumpur Lapindo sebagai bahan untuk membuat karangan pada pertemuan berikutnya.

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMP - ESIS
- Buku sumber Geografi SMP – ESIS
- Buku-buku penunjang yang relevan
- Gambar atau foto relief muka bumi
- OHP/ Slide Proyektor
- Internet
F. Penilaian
 Teknik : Tanya Jawab
 Bentuk tagihan : Uraian

Rubrik Penilaian Tanya Jawab
Aspek yang dinilai Nilai
kualitatif Nilai
kuantitatif Deskripsi
(Alasan)
Kemampuan mengidentifikasi masalah
Kemampuan merumuskan masalah
Kemampuan menganalisis masalah
Kemampuan memecahkan masalah
Kemampuan mengemukakan pendapat dan menghargai pendapat orang lain
Kemampuan penggunaan bahasa yang baik dalam tanya jawab
Keaktifan
Nilai rata-rata
Komentar


Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
Memuaskan 4 > 80
Baik 3 68 - 79
Cukup 2 56 - 67
Kurang 1 < 55



Mengetahui, …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan …………….. Guru Geografi



____________________________ _________________________
NIP/NRK. NIP/NRK.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP .........................................................................
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VII (tujuh)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Indikator :- Mendeskripsikan gejala diatropisme
- Menganalisis pengaruh gejala diatropisme terhadap bentuk muka bumi
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk:
- Mendeskripsikan gejala diatropisme yang menimbulkan berbagai bentuk muka bumi.

B. Materi Pembelajaran
Gejala Diatropisme

C. Metode Pembelajaran
Tanya jawab, life skills, dan penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Pendahuluan: 5 menit
• Memberi salam dan mengabsen.
• Siswa mengumpulkan tugas ringkasan materi Bentuk Muka Bumi.
• Apersepsi materi: guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Guru menjelaskan pengertian gejala diatropisme dan membedakan jenis-jenis gejala diatropisme.
2. Kegiatan Inti: 35 menit
• Guru menunjuk siswa untuk menganalisis gambar batas lempeng tentang proses terjadinya (hal 6).
• Guru menjelaskan tentang sesar secara garis besar (hal 7 – 8).
• Secara individu, siswa membuat karangan tentang Lumpur Lapindo dan pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat sekitar (Portofolio hal 32).
• Guru menunjuk siswa untuk membacakan karangannya di depan kelas.
3. Kegiatan Penutup: 5 menit
• Melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
• Menarik kesimpulan materi.

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMP - ESIS
- Buku sumber Geografi SMP – ESIS
- Buku-buku penunjang yang relevan
- Gambar batas lempeng
- Gambar patahan dan lipatan
- OHP/ Slide Proyektor
- Internet

F. Penilaian
 Teknik : Portofolio (hal 32)
 Bentuk tagihan : Karangan Analitis
 Tema karangan : Lumpur Lapindo dan pengaruhnya terhadap masyarakat

Rubrik Penilaian Karangan Analitis
Aspek yang dinilai Nilai
kualitatif Nilai
kuantitatif Deskripsi
(Alasan)
Pengantar menunjukkan isi
Pengantar disajikan dengan bahasa yang baik
Isi menunjukkan kronologis terjadinya Lumpur Lapindo
Isi menunjukkan data-data yang menggambarkan bukti tentang pengaruh bencana lumpur terhadap kehidupan masyarakat sekitar
Isi disajikan dengan bahasa yang baik
Penutup memberi kesimpulan terhadap masalah
Penutup disajikan dengan bahasa yang baik
Orisinalitas karangan
Nilai rata-rata
Komentar

Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
Memuaskan 4 > 80
Baik 3 68 - 79
Cukup 2 56 - 67
Kurang 1 < 55



Mengetahui, …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan …………….. Guru Geografi



____________________________ _________________________
NIP/NRK. NIP/NRK.




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP .........................................................................
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VII (tujuh)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Indikator :Mendeskripsikan gejala vulkanisme dan pengaruhnya terhadap bentuk muka bumi
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk:
- Mendeskripsikan gejala vulkanisme yang menimbulkan berbagai bentuk muka bumi.

B. Materi Pembelajaran
Gejala Vulkanisme

C. Metode Pembelajaran
Diskusi, tanya jawab, dan penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ketiga
1. Kegiatan Pendahuluan: 10 menit
• Memberi salam dan mengabsen.
• Apersepsi materi: guru menanyakan pengetahuan siswa tentang letusan gunung berapi. Guru menayangkan gambar batas lempeng dan gambar penampang gunung api dan menjelaskan gejala vulkanisme.
2. Kegiatan Inti: 25 menit
• Secara berkelompok, siswa mendiskusikan tentang pengaruh gejala vulkanisme terhadap kehidupan di muka bumi.
• Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya di depan kelas. Kelompok lain dimintai tanggapannya.
3. Kegiatan Penutup: 10 menit
• Guru memberikan penegasan atas hasil diskusi siswa.
• Menarik kesimpulan materi yang telah dibahas.
• Penugasan kelompok: siswa membawa lilin mainan berbagai warna untuk membuat replika gunung api pada pertemuan berikutnya.

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMP - ESIS
- Buku sumber Geografi SMP – ESIS
- Buku-buku penunjang yang relevan
- Gambar penampang gunung api
- OHP/ Slide Proyektor
- Internet


F. Penilaian
 Teknik : Unjuk kerja
 Bentuk tagihan : Diskusi
 Topik diskusi : Pengaruh gejala vulkanisme terhadap kehidupan di muka bumi

Rubrik Penilaian Diskusi Kelompok
Aspek yang dinilai Nilai
kualitatif Nilai
kuantitatif Deskripsi
(Alasan)
Kemampuan mengidentifikasi masalah
Kemampuan merumuskan masalah
Kemampuan menganalisis masalah
Kemampuan memecahkan masalah
Kemampuan mencari data
Kerja sama dalam kelompok
Partisipasi dalam diskusi
Kemampuan mengemukakan pendapat dan menghargai pendapat orang lain
Kemampuan penggunaan bahasa yang baik dalam diskusi
Nilai rata-rata
Komentar


Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
Memuaskan 4 > 80
Baik 3 68 - 79
Cukup 2 56 - 67
Kurang 1 < 55



Mengetahui, …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan …………….. Guru Geografi



____________________________ _________________________
NIP/NRK. NIP/NRK.



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP .........................................................................
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VII (tujuh)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Indikator :- Mengidentifikasi proses terjadinya tipe-tipe gunung api
- Mengklasifikasikan tipe-tipe gunung api
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk:
- Menjelaskan proses terjadinya tipe-tipe gunung api
- Mengidentifikasi klasifikasi tipe gunung api.

B. Materi Pembelajaran
Tipe Gunung Api

C. Metode Pembelajaran
Diskusi, tanya jawab, dan penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Keempat
1. Kegiatan Pendahuluan: 5 menit
• Memberi salam dan mengabsen.
• Apersepsi materi: guru menunjuk siswa untuk menyebutkan gunung api yang ada di Indonesia.
2. Kegiatan Inti: 30 menit
• Guru menayangkan gambar tipe-tipe gunung api dan menjelaskan perbedaan tipe-tipe gunung api secara garis besar (hal 10 – 12).
• Siswa mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tipe-tipe gunung api (strato, perisai, dan maar) di Indonesia.
• Mendiskusikan proses terjadinya dan perbedaan dari tipe-tipe gunung api.
• Menarik kesimpulan diskusi.
3. Kegiatan Penutup: 10 menit
• Melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
• Penugasan kelompok, siswa membuat replika gunung api dengan menggunakan lilin mainan (Produk hal 34).

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMP - ESIS
- Buku sumber Geografi SMP – ESIS
- Buku-buku penunjang yang relevan
- Gambar tipe-tipe gunung api
- Lilin mainan
- OHP/ Slide Proyektor
- Internet
F. Penilaian
1. Teknik : Unjuk Kerja
Bentuk tagihan : Diskusi
Topik : Proses terjadinya dan perbedaan dari tipe-tipe gunung api

Rubrik Penilaian Diskusi
Aspek yang dinilai Nilai
kualitatif Nilai
kuantitatif Deskripsi
(Alasan)
Kemampuan mengidentifikasi masalah
Kemampuan merumuskan masalah
Kemampuan menganalisis masalah
Kemampuan memecahkan masalah
Kemampuan mengemukakan pendapat dan menghargai pendapat orang lain
Kemampuan penggunaan bahasa yang baik dalam diskusi
Keaktifan
Nilai rata-rata
Komentar




2. Teknik : Tugas Kelompok
Bentuk tagihan : Produk
Instrumen : Membuat replika gunung api

Rubrik Penilaian Produk
Aspek yang dinilai Nilai
kualitatif Nilai
kuantitatif Deskripsi
(Alasan)
Pengetahuan tentang bentuk dasar tipe-tipe gunung api
Detail bentuk gunung api
Perbandingan ukuran yang sesuai antara tiap tipe gunung api
Kerapihan dan kehalusan karya
Komposisi warna
Kerja sama dalam kelompok
Nilai rata-rata
Komentar







Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
Memuaskan 4 > 80
Baik 3 68 - 79
Cukup 2 56 - 67
Kurang 1 < 55





Mengetahui, …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan …………….. Guru Geografi



____________________________ _________________________
NIP/NRK. NIP/NRK.



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP .........................................................................
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VII (tujuh)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Indikator :- Mengidentifikasi batas-batas sirkum Mediterania dan Pasifik
- Menganalisis pengaruh sirkum Mediterania dan sirkum Pasifik terhadap wilayah Indonesia
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk:
- Menyebutkan batas-batas sirkum Mediterania dan sirkum Pasifik
- Menjelaskan pengaruh Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik terhadap wilayah Indonesia.
- Menyebutkan sebaran gunung api di Indonesia.

B. Materi Pembelajaran
Sebaran Gunung Api.

C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Kelima
1. Kegiatan Pendahuluan: 5 menit
• Memberi salam dan mengabsen.
• Apersepsi materi: guru menanyakan siswa tentang perbedaan antara gunung aktif dan gunung tidak aktif.
2. Kegiatan Inti: 35 menit
• Guru menayangkan peta rangkaian sirkum pegunungan, kemudian membagi kelas menjadi beberapa kelompok.
• Secara berkelompok, siswa mencari pengaruh positif dan negatif dari adanya rangkaian Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik terhadap wilayah Indonesia dari situs internet di www.encarta.com, www.yahoo.com, www.wikipedia.com, dan www.google.com.
• Siswa membuat karangan analitis berdasarkan hasil temuan dari situs internet.
• Guru menayangkan peta jalur gunung api di Indonesia (hal 13) dan mencermati pengaruh penyebaran gunung api terhadap kehidupan di Indonesia.
3. Kegiatan Penutup: 5 menit
• Melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
• Menarik kesimpulan materi.

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMP - ESIS
- Buku sumber Geografi SMP – ESIS
- Buku-buku penunjang yang relevan
- Peta rangkaian Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik
- Peta jalur gunung api
- OHP/ Slide Proyektor
- Internet

F. Penilaian
 Teknik : Tugas Kelompok
 Bentuk tagihan : Karangan Analitis
 Tema karangan : Pengaruh rangkaian Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik terhadap wilayah Indonesia

Rubrik Penilaian Karangan Analitis
Aspek yang dinilai Nilai
kualitatif Nilai
kuantitatif Deskripsi
(Alasan)
Pengantar menunjukkan isi
Pengantar disajikan dengan bahasa yang baik
Isi menunjukkan data-data yang menggambarkan bukti tentang pengaruh rangkaian Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik terhadap wilayah Indonesia
Isi disajikan dengan bahasa yang baik
Penutup memberi kesimpulan terhadap masalah
Penutup disajikan dengan bahasa yang baik
Orisinalitas karangan
Nilai rata-rata
Komentar

Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
Memuaskan 4 > 80
Baik 3 68 - 79
Cukup 2 56 - 67
Kurang 1 < 55



Mengetahui, …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan …………….. Guru Geografi



____________________________ _________________________
NIP/NRK. NIP/NRK.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP .........................................................................
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VII (tujuh)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Indikator :Mendeskripsikan faktor-faktor penyebab terjadinya gempa bumi dan menganalisis akibat yang ditimbulkannya
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk:
- Menjelaskan faktor-faktor penyebab terjadinya gempa bumi.
- Menyebutkan akibat yang ditimbulkan dari peristiwa gempa bumi.

B. Materi Pembelajaran
Gempa (Seisme)

C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, diskusi, penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Keenam
1. Kegiatan Pendahuluan: 15 menit
• Memberi salam dan mengabsen.
• Apersepsi materi: guru membuka pelajaran dengan permainan, yaitu bersama-sama melakukan simulasi penyelamatan diri dari bencana gempa.
2. Kegiatan Inti: 25 menit
• Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok.
• Secara berkelompok, siswa mencari peristiwa/kejadian gempa yang pernah menimpa wilayah Republik Indonesia dan mendiskusikan dampak bencana gempa tersebut terhadap perubahan muka bumi dan kehidupan masyarakat sekitar.
• Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing. Kelompok lain diminta tanggapannya.
3. Kegiatan Penutup: 5 menit
• Guru memberikan penegasan terhadap hasil diskusi siswa.
• Menarik kesimpulan materi.

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMP - ESIS
- Buku sumber Geografi SMP – ESIS
- Buku-buku penunjang yang relevan
- Foto tentang kerusakan akibat gempa bumi
- OHP/ Slide Proyektor
- Internet


F. Penilaian
 Teknik : Unjuk Kerja
 Bentuk tagihan : Diskusi Kelompok
 Topik diskusi : Dampak bencana alam gempa terhadap perubahan muka bumi

Rubrik Penilaian Diskusi Kelompok
Aspek yang dinilai Nilai
kualitatif Nilai
kuantitatif Deskripsi
(Alasan)
Kemampuan mengidentifikasi masalah
Kemampuan merumuskan masalah
Kemampuan menganalisis masalah
Kemampuan memecahkan masalah
Kemampuan mencari data
Kerja sama dalam kelompok
Partisipasi dalam diskusi
Kemampuan mengemukakan pendapat dan menghargai pendapat orang lain
Kemampuan penggunaan bahasa yang baik dalam diskusi
Nilai rata-rata
Komentar


Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
Memuaskan 4 > 80
Baik 3 68 - 79
Cukup 2 56 - 67
Kurang 1 < 55



Mengetahui, …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan …………….. Guru Geografi



____________________________ _________________________
NIP/NRK. NIP/NRK.




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP .........................................................................
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VII (tujuh)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Indikator : - Mengidentifikasi jenis-jenis batuan berdasarkan proses pembentukan
- Mendeskripsikan siklus batuan
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk:
- Mengidentifikasi jenis batuan berdasarkan proses pembentukannya.
- Menjelaskan siklus batuan.

B. Materi Pembelajaran
Batuan

C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ketujuh
1. Kegiatan Pendahuluan: 15 menit
• Memberi salam dan mengabsen.
• Apersepsi materi: guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menayangkan serta menjelaskan gambar tentang siklus batuan.
2. Kegiatan Inti: 15 menit
• Guru membagikan soal pre-tes berupa uraian tentang batuan.
• Siswa mengerjakan soal pre-tes secara individu.
3. Kegiatan Penutup: 15 menit
• Membahas soal pre-tes.

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMP - ESIS
- Buku sumber Geografi SMP – ESIS
- Buku-buku penunjang yang relevan
- Daftar pertanyaan
- Foto - foto batuan
- Diagram siklus batuan
- OHP/ Slide Proyektor
- Internet




F. Penilaian
- Soal pre-tes.
1. Jelaskan mengenai siklus batuan! (skor 25)
2. Jelaskan perbedaan batuan beku dan batuan metamorf! (skor 20)
3. Sebutkan contoh batuan beku dan batuan sedimen! (skor 10)
4. Jelaskan proses terjadinya batuan metamorf! (skor 20)
5. Jelaskan berbagai manfaat batuan! (skor 25)
Skor total = 100





Mengetahui, …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan …………….. Guru Geografi



____________________________ _________________________
NIP/NRK. NIP/NRK.





RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP .........................................................................
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VII (tujuh)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Indikator : Mendeskripsikan jenis-jenis tenaga eksogen dan menganalisis pengaruhnya terhadap perubahan bentuk muka bumi
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk:
- Menjelaskan perubahan muka bumi akibat tenaga eksogen.

B. Materi Pembelajaran
Tenaga Eksogen

C. Metode Pembelajaran
Diskusi jigsaw, tanya jawab, penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Kedelapan
1. Kegiatan Pendahuluan: 10 menit
• Memberi salam dan mengabsen.
• Apersepsi materi: guru menyampaikan tujuan pembelajaran, serta menanyakan definisi tenaga eksogen dan perbedaannya dengan tenaga endogen.
2. Kegiatan Inti: 30 menit
• Guru membagi siswa dalam empat kelompok dan materi dibagi dalam empat bagian, yaitu pelapukan, erosi, sedimentasi, dan mass wasting. Setiap kelompok menganalisa satu sub bab yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Setiap kelompok diberi waktu tujuh menit untuk presentasi dan tanya jawab.
• Siswa menarik kesimpulan kelompok.
3. Kegiatan Penutup: 5 menit
• Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
• Menarik kesimpulan materi.
• Siswa secara individu mengerjakan soal evaluasi pada buku sumber (hal 31 – 32). Tugas ini dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMP - ESIS
- Buku sumber Geografi SMP – ESIS
- Buku-buku penunjang yang relevan
- Gambar atau foto bentuk muka bumi
- OHP/ Slide Proyektor
- Internet


F. Penilaian
Penilaian Tes tertulis : - Pilihan ganda hal 31 – 32 (skor 1 s/d 5)
- Uraian singkat hal 32 (skor setiap soal benar 1)

Kunci Jawaban
A.
1. a
2. c
3. d
4. c
5. d

B.
1. geothermal
2. effusif
3. hiposentrum
4. sungai
5. saluran kepundan/ diatrema





Mengetahui, …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan …………….. Guru Geografi



____________________________ _________________________
NIP/NRK. NIP/NRK.





RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP .........................................................................
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VII (tujuh)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Indikator : Mendeskripsikan jenis-jenis proses pelapukan menurut penyebabnya
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk:
- Mendeskripsikan proses pelapukan.

B. Materi Pembelajaran
Pelapukan

C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Kesembilan
1. Kegiatan Pendahuluan: 10 menit
• Memberi salam dan mengabsen.
• Apersepsi materi: guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menanyakan jenis-jenis pelapukan.
• Siswa mengumpulkan tugas mengerjakan soal evaluasi (hal 31 – 32).
2. Kegiatan Inti: 30 menit
• Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 3 – 4 orang.
• Setiap kelompok mengamati proses pelapukan yang terjadi pada batuan atau benda-benda lain di sekitar sekolah yang mengalami proses pelapukan.
• Siswa membuat laporan hasil pengamatan kelompok masing-masing.
• Guru menunjuk masing-masing perwakilan kelompok untuk menjelaskan hasil temuan pengamatannya.
3. Kegiatan Penutup: 5 menit
• Guru memberikan penegasan terhadap hasil pengamatan siswa.
• Setiap kelompok membuat laporan pengamatan. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMP - ESIS
- Buku sumber Geografi SMP – ESIS
- Buku-buku penunjang yang relevan
- OHP/ Slide Proyektor
- Internet

F. Penilaian
 Teknik : Pengamatan
 Bentuk tagihan : Laporan
 Topik : Proses Pelapukan

Rubrik Penilaian Laporan Pengamatan
Aspek yang dinilai Nilai
kualitatif Nilai
kuantitatif Deskripsi
(Alasan)
Pengantar menunjukkan isi
Pengantar disajikan dengan bahasa yang baik
Isi menunjukkan data-data yang menggambarkan bukti yang mendukung analisis (foto, sampel objek pengamatan)
Isi menunjukkan analisis terhadap hasil pengamatan
Isi disajikan dengan bahasa yang baik
Penutup memberi kesimpulan terhadap masalah
Penutup disajikan dengan bahasa yang baik
Ketepatan dan ketelitian dalam pengamatan
Nilai rata-rata
Komentar

Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
Memuaskan 4 > 80
Baik 3 68 - 79
Cukup 2 56 - 67
Kurang 1 < 55




Mengetahui, …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan …………….. Guru Geografi



____________________________ _________________________
NIP/NRK. NIP/NRK.




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP .........................................................................
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VII (tujuh)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Indikator : Mendeskripsikan faktor penyebab proses erosi dan menganalisis dampaknya terhadap kehidupan
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk:
- Mendeskripsikan proses erosi dan faktor-faktor penyebabnya.
- Menganalisis dampak erosi terhadap perubahan muka bumi

B. Materi Pembelajaran
Erosi

C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Kesepuluh
1. Kegiatan Pendahuluan: 10 menit
• Memberi salam dan mengabsen.
• Apersepsi materi: guru menceritakan tentang peristiwa tanah longsor yang melanda beberapa daerah di Indonesia akibat pengikisan/ erosi.
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti: 30 menit
• Guru memutarkan film tentang proses erosi.
• Siswa membuat karangan tentang isi film yang telah ditonton. Tugas ini dikumpulkan pada akhir pelajaran.
3. Kegiatan Penutup: 5 menit
• Siswa mengumpulkan karangan tentang film yang telah ditontonnya.

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMP - ESIS
- Buku sumber Geografi SMP – ESIS
- Buku-buku penunjang yang relevan
- CD Pembelajaran dan VCD Player
- OHP/ Slide Proyektor
- Internet

F. Penilaian
 Teknik : Unjuk Kerja
 Bentuk tagihan : Karangan
 Topik : Proses perombakan bumi akibat pengaruh tenaga eksogen
Rubrik Penilaian Karangan
Aspek yang dinilai Nilai
kualitatif Nilai
kuantitatif Deskripsi
(Alasan)
Pengantar menunjukkan isi
Pengantar disajikan dengan bahasa yang baik
Isi menunjukkan masalah yang diceritakan dalam film
Isi menunjukkan analisis terhadap masalah tersebut
Isi disajikan dengan bahasa yang baik
Penutup memberi kesimpulan terhadap masalah
Penutup disajikan dengan bahasa yang baik
Nilai rata-rata
Komentar

Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
Memuaskan 4 > 80
Baik 3 68 - 79
Cukup 2 56 - 67
Kurang 1 < 55




Mengetahui, …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan …………….. Guru Geografi



____________________________ _________________________
NIP/NRK. NIP/NRK.







RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP .........................................................................
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VII (tujuh)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Indikator : Menganalisis faktor penyebab dan dampak sedimentasi terhadap kehidupan
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk:
- Mendeskripsikan proses sedimentasi dan faktor-faktor penyebabnya.
- Memberikan contoh hasil bentukan proses sedimentasi.
- Menganalisis dampak sedimentasi terhadap perubahan muka bumi.

B. Materi Pembelajaran
Sedimentasi

C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, problem based learning.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Kesebelas
1. Kegiatan Pendahuluan: 10 menit
• Memberi salam dan mengabsen.
• Apersepsi materi: guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Guru menanyakan contoh hasil bentukan proses sedimentasi.
2. Kegiatan Inti: 30 menit
• Guru menayangkan gambar atau foto tentang bentukan hasil proses sedimentasi.
• Bersama-sama mendiskusikan apakah daerah permukiman yang berada di pinggir sungai dapat menyebabkan pendangkalan sungai.
• Bersama-sama mendiskusikan faktor-faktor yang menyebabkan pendangkalan sungai.
3. Kegiatan Penutup: 5 menit
• Guru memberikan penegasan terhadap hasil diskusi siswa.
• Menarik kesimpulan diskusi.

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMP - ESIS
- Buku sumber Geografi SMP – ESIS
- Buku-buku penunjang yang relevan
- Gambar atau foto tentang hasil bentukan muka bumi akibat proses sedimentasi
- OHP/ Slide Proyektor
- Internet


F. Penilaian
 Teknik : Unjuk Kerja
 Bentuk tagihan : Diskusi (Problem Based Solving)
 Topik : Apakah daerah permukiman yang berada di pinggir sungai dapat menyebabkan pendangkalan sungai?

Rubrik Penilaian Diskusi
Aspek yang dinilai Nilai
kualitatif Nilai
kuantitatif Deskripsi
(Alasan)
Kemampuan mengidentifikasi masalah
Kemampuan merumuskan masalah
Kemampuan menganalisis masalah
Kemampuan memecahkan masalah
Kemampuan mencari data
Partisipasi dalam diskusi
Kemampuan mengemukakan pendapat dan menghargai pendapat orang lain
Kemampuan penggunaan bahasa yang baik dalam diskusi
Nilai rata-rata
Komentar

Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
Memuaskan 4 > 80
Baik 3 68 - 79
Cukup 2 56 - 67
Kurang 1 < 55


Mengetahui, …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan …………….. Guru Geografi


____________________________ _________________________
NIP/NRK. NIP/NRK.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP .........................................................................
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VII (tujuh)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Indikator : Mengidentifikasikan dampak positif dan dampak negatif adanya tenaga endogen dan eksogen terhadap muka bumi
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk:
- Menganalisis dampak tenaga endogen dan eksogen terhadap perubahan muka bumi

B. Materi Pembelajaran
Dampak proses alam endogen dan eksogen

C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, diskusi.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Kedua belas
1. Kegiatan Pendahuluan: 5 menit
• Memberi salam dan mengabsen.
• Apersepsi materi: guru menanyakan terhadap siswa tentang contoh dampak adanya proses alam eksogen, serta menayangkan gambar bentang alam berdasarkan ketinggian.
2. Kegiatan Inti: 30 menit
• Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 5 orang.
• Setiap kelompok mendiskusikan dampak bencana alam terhadap perubahan muka bumi (Aktivitas hal 34) dan membuat laporan hasil diskusi.
• Guru membuat undian yang berisi nama kelompok siswa.
• Kelompok yang terpilih mempresentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing. Kelompok lain dimintai tanggapannya.
3. Kegiatan Penutup: 10 menit
• Guru memberikan penegasan terhadap hasil diskusi kelompok.
• Menarik kesimpulan materi.

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMP - ESIS
- Buku sumber Geografi SMP – ESIS
- Buku-buku penunjang yang relevan
- Gambar bentang alam berdasarkan ketinggian
- OHP/ Slide Proyektor
- Internet




F. Penilaian
 Teknik : Unjuk Kerja
 Bentuk tagihan : Diskusi
 Topik :Apa hubungan bencana alam dengan perubahan muka bumi?

Rubrik Penilaian Diskusi
Aspek yang dinilai Nilai
kualitatif Nilai
kuantitatif Deskripsi
(Alasan)
Kemampuan mengidentifikasi masalah
Kemampuan merumuskan masalah
Kemampuan menganalisis masalah
Kemampuan memecahkan masalah
Kemampuan mencari data
Partisipasi dalam diskusi
Kemampuan mengemukakan pendapat dan menghargai pendapat orang lain
Kemampuan penggunaan bahasa yang baik dalam diskusi
Nilai rata-rata
Komentar


Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
Memuaskan 4 > 80
Baik 3 68 - 79
Cukup 2 56 - 67
Kurang 1 < 55



Mengetahui, …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan …………….. Guru Geografi



____________________________ _________________________
NIP/NRK. NIP/NRK.






RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP .........................................................................
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VII (tujuh)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Indikator : Mengidentifikasikan dampak positif dan dampak negatif adanya tenaga endogen dan eksogen terhadap muka bumi
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk:
- Menganalisis dampak tenaga endogen dan eksogen terhadap perubahan muka bumi

B. Materi Pembelajaran
Upaya penanggulangan dampak negatif proses alam endogen dan eksogen

C. Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ketiga belas
1. Kegiatan Pendahuluan: 5 menit
• Memberi salam dan mengabsen.
• Apersepsi materi: guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menanyakan siswa tentang kegiatan manusia yang berdampak negatif terhadap muka bumi.
2. Kegiatan Inti: 15 menit
• Guru menayangkan gambar atau foto tentang perubahan muka bumi sebagai dampak negatif tenaga endogen dan eksogen.
• Tanya jawab tentang upaya penanggulangan dampak tenaga endogen dan eksogen.
3. Kegiatan Penutup: 25 menit
• Menarik kesimpulan materi.
• Secara individu, siswa mengerjakan soal evaluasi semester 1 pada buku sumber (hal 36).

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMP - ESIS
- Buku sumber Geografi SMP – ESIS
- Buku-buku penunjang yang relevan
- Gambar atau foto dampak negatif akibat tenaga endogen dan eksogen
- OHP/ Slide Proyektor
- Internet

F. Penilaian
Penilaian Tes tertulis : - Pilihan ganda hal 36 – 37 (skor 2 s/d 40)
- Uraian hal 38 (skor setiap soal benar 6, mendekati benar 2)

Kunci Jawaban Evaluasi Semester 1
A.

1. d
2. a
3. b
4. d
5. b
6. b
7. b
8. c
9. a
10. b
11. a
12. b
13. b
14. d
15. d
16. d
17. c
18. a
19. c
20. b


B.
1. Pembagian struktur bumi secara fisik, yaitu litosfer dan astenosfer.
 Litosfer merupakan lapisan teratas yang meliputi kerak bumi dan bagian atas dari mantel bumi (ketebalan 100 – 200 km). Litosfer merupakan bagian yang padat, solid, tetapi mudah patah. Litosfer bergerak terapung di atas astenosfer.
 Astenosfer merupakan lapisan cair di bawah litosfer. Lapisan ini meliputi mantel bawah dan inti luar bumi.
2. Menurut penyebabnya, pelapukan dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu sebagai berikut.
- Pelapukan biologi merupakan pelapukan yang disebabkan oleh kegiatan makhluk hidup. Pelapukan biologi dapat juga disertai oleh kegiatan pelapukan kimia.
- Pelapukan fisika terjadi jika batuan dihancurkan oleh proses fisika tanpa mengubah komposisinya. Pelapukan fisika, umumnya disebabkan oleh pengaruh sinar matahari dan perubahan temperatur.
- Pelapukan kimiawi merupakan proses penghancuran massa batuan yang disertai perubahan struktur kimiawi batuan tersebut. Pelapukan kimia akan berlangsung lebih efektif, bila luas permukaan batuan semakin besar. Pelapukan kimia juga akan lebih cepat terjadi di daerah beriklim panas dan basah.
3. Tipe gunung api, antara lain sebagai berikut.
• Gunung api kerucut atau strato dihasilkan dari letusan eksplosif dan efusif secara bergantian. Contoh gunung api strato di Indonesia, antara lain Gunung Kerinci, Gunung Dempo, Gunung Pangrango, Gunung Merbabu, dan Gunung Batur. Gunung api strato yang terkenal di dunia, antara lain Gunung Fuji (Jepang), Gunung Vesuvius dan Gunung Etna (Italia), serta Gunung St. Helens (Amerika Serikat).
• Gunung api perisai merupakan gunung api yang beralas sangat luas dengan lereng yang sangat landai. Gunung api perisai terbentuk dari lelehan lava yang cair (encer). Indonesia tidak memiliki gunung api berbentuk perisai. Contoh gunung api perisai yang terkenal di dunia berada di Kepulauan Hawaii, antara lain Gunung Mauna Loa, Gunung Mauna Kea, dan Gunung Kilauea.
• Gunung api corong atau maar adalah gunung api yang terjadi karena letusan sebuah dapur magma yang dangkal dan memiliki volume relatif kecil. Gunung api maar hanya mengalami satu kali erupsi, kemudian aktivitas gunung api tersebut berhenti. Bentuk gunung api ini seperti tanggul melingkar. Lereng gunung api tipe ini tidak terlalu curam. Bagian tengah gunung api maar berupa sebuah cekungan dengan alas yang kedap air. Apabila terisi air hujan, maka cekungan tersebut akan membentuk danau. Contoh danau hasil bentukan gunung api maar, antara lain Ranu Klakah di lereng Gunung Lamongan dan Gunung Tambora di Nusa Tenggara.
4. Karena aktivitas manusia selalu memanfaatkan alam sebagai alat pemuas kebutuhan manusia, seperti kebutuhan sandang, pangan, papan, dan kebutuhan tersier lainnya. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut memerlukan sumber daya yang diambil dari alam. Dalam memanfaatkan alam sebagai sumber daya utama dalam memenuhi kebutuhannya, manusia seringkali tidak memperhatikan keseimbangan lingkungan. Akibatnya, alam mengalami kerusakan yang lambat laun semakin parah. Pencemaran dan polusi yang disebabkan oleh aktivitas manusia, seperti penggunaan kendaraan bermotor, serta penggunaan alat-alat rumah tangga yang tidak ramah lingkungan semakin memperburuk keadaan alam dan keseimbangan ekosistem.
5. Mass wasting merupakan peristiwa gerakan massa batuan, tanah, lumpur atau material lepasan lainnya akibat pengaruh gravitasi. Mass wasting terjadi jika kekuatan gaya gravitasi melebihi kekuatan ikatan material. Berdasarkan pengamatan lapangan, peristiwa mass wasting dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut.
 Kondisi alamiah material (material lepasan atau material yang saling berikatan).
 Kadar air yang terkandung dalam material.
 Kemiringan dan kestabilan lereng.
Peristiwa mass wasting juga dapat dipicu oleh gempa bumi, banjir, atau peristiwa geologi lainnya.
6. Proses terbentuknya gugus pasir disebabkan oleh terbawanya pasir dan debu-debu dari pegunungan oleh angin yang kemudian diendapkan di daerah yang lebih rendah, sehingga terbentuk gosong pasir atau gugus pasir.
7. Karena erosi yang terjadi pada air terjun sangat besar dan cepat, sehingga erosi yang terjadi disebut erosi mudik.
8. Jenis-jenis batuan metamorf berdasarkan prosesnya, antara lain sebagai berikut.
 Batuan metamorf kontak adalah batuan metamorf yang terbentuk karena adanya pemanasan dan perubahan secara kimia oleh intrusi magma panas.
 Batuan metamorf terkubur adalah batuan metamorf yang terbentuk sebagai hasil pemendaman cekungan sedimen yang dalam.
 Batuan metamorf regional adalah batuan metamorf yang terbentuk karena adanya tekanan dan temperatur yang sangat tinggi dan disertai tumbukan, penghujaman, atau pemekaran lempeng bumi.
Contoh batuan metamorf, antara lain marmer, kuarsa, dan jade.
9. Sesar adalah patahan yang terjadi di sepanjang kerak bumi yang mengalami pergerakan. Sesar umumnya disebabkan oleh tiga macam gaya, meliputi tekanan, tegangan, dan gesekan. Gaya-gaya penyebab sesar seringkali ditemukan di wilayah batas lempeng.
10. Siklus batuan:
1) Magma yang mengalami proses pendinginan di lapisan dalam atau di atas permukaan bumi, terjadilah proses pembekuan magma menjadi batuan beku dalam dan luar.
2) Batuan beku mengalami pengangkatan ke permukaan bumi. Batuan tersebut kemudian mengalami pelapukan dan erosi, kemudian diendapkan di tempat lain.
3) Material yang diendapkan mengalami proses litifikasi (pembentukan batuan). Material tersebut menjadi batuan sedimen.
4) Batuan sedimen dan batuan beku mengalami pemanasan dan memperoleh tekanan yang tinggi. Proses tersebut menghasilkan batuan malihan (metamorf).
5) Batuan metamorf ada yang bersinggungan dengan magma. Batuan metamorf yang mengalami pemanasan sangat tinggi tersebut akan meleleh dan berubah kembali menjadi magma.
Demikian proses tersebut terjadi secara terus menerus.


Mengetahui, …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan …………….. Guru Geografi


____________________________ _________________________
NIP/NRK. NIP/NRK.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar